|
Magang Petani Dan Petugas DIPERTA Kalimantan Timur |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 20 Mei 2009 02:24 |
Pelatihan teknologi budidaya jeruk sehat dilaksanakan tanggal 13-16 Mei 2009 bertempat di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. Adapun jumlah peserta sebanyak 13 orang yang berasal dari penangkar bibit jeruk kabupaten Paser, petani, penyuluh pertanian ,pengelola kebun, kepala seksi hortikultura kabupaten Berau, ketua kelompok tani, kepala seksi P2H, kepala seksi dinas pertanian kabupaten Berau propinsi Kalimantan Timur. Yang melatarbelakangi kegiatan ini bahwa petani jeruk yang ada di Kalimantan Timur belum mengetahui sepenuhnya teknologi budidaya jeruk yang benar. Mereka masih menggunakan budidaya jeruk yang dilakukan secara tradisional dan turun temurun sehingga perumbuhan tanaman kurang optimal. Adapun materi magang diberikan oleh petugas dari Balitjestro yang sudah diuji kemampuannya meliputi Teknologi Pembibitan Jeruk Bebas Penyakit, Pengelolaan BF dan BPMT, Pengelolaan Agroklinik Jeruk, Teknologi Budidaya Kebun Jeruk Sehat, Pengenalan Hama – hama Penting Tanaman Jeruk, Pengenalan Penyakit – Penyakit Penting Tanaman Jeruk. Untuk lebih memahami materi yang sudah diajarkan di dalam kelas peserta diberi kesempatan melakukan praktek di lapang dan laboratorium. Panitia juga menyusun acara yang lebih menarik dengan mengadakan kunjungan lapang di sentra jeruk manis dan keprok Batu 55 yang terletak di desa Selokerto kec.Dau Malang dengan luasan ± 700 ha yang tersebar di tega desa yatu desa Selorejo, Gading Kulon dan Petung Sewu. Ditempat ini peserta dapat melihat dan berdiskusi secara langsung mengenai kelembagaan yang sudah berjalan dengan baik dipandu oleh ketua KTNA bapak H.Sulaiman didampingi penyuluh pertanian yang sudah berkompeten didalamnya. Selain itu peserta diajak berjalan – jalan melihat kebun milik P.Gunawan merupakan satu – satunya kawasan disentra jeruk manis yang melakukan top working menggunakan varietas Jeruk Keprok Batu 55. Hasilnya memang menakjubkan karena buah jeruk hasil top working sangat bangus dilihat dari rasa, penampilan, ukuran buah yang rata – rata seragam besarnya. Mengenai pemasaran sudah tidak khawatir karena petani jeruk yang ada di kecamatan Dau sudah mempunyai kontrak dengan pedagang maupun supermarket yang ada di Jawa Timur. Untuk lebih meningkatkan wawasan, peserta diajak berjalan lagi melihat suatu hamparan / kawasan pengembangan jeruk yang baru. Kini peserta lebih bersemangat lagi untuk mengembangkan tanaman jeruk dan akan menularkan kepada petani lainnya yang ada di propinsi Kaltim untuk berbudidaya jeruk yang baik dan benar. Keinginan dari dinas pertanian kabupaten dan propinsi Kaltim berjanji akan segera melaporkan hasil pelatihan ini untuk ditindaklanjuti menanam tanaman jeruk dengan menggunakan bibit jeruk berlabel dan rencana dua tahun kedepan pihak Balitjestro akan diundang ke propinsi Kaltim melihat suatu hamparan jeruk yang akan dikembangkan. Hasil evaluasi yang dilakukan panitia pada akhir kegiatan mengenai materi, narasumber, konsumsi & akomodasi pada umumnya mereka menyatakan sangat puas dengan semua pelayanan yang ada di Balitjestro dengan alasan pemateri / narasumber betul – betul menguasai materi dan permasalahan dilapang dengan petugas yang sangat ramah dan sopan.
Sumber: Bagian Jasa Penelitian Balitjestro
|
|
LAST_UPDATED2 |